Smartphone game unity adalah salah satu bagian dunia para gamer. Semakin canggih teknologi, dunia seakan bersaing menciptakan produk-produk handal terbaru mereka. Tak ketinggalan, game pun semakin berserakan. Semuanya bertarung dalam mengambil hati konsumen. Dengan meningkatnya ketertarikan akan game, Produk-produk smartphone pun saling meningkatkan kualitas mereka dalam mewadahi game-game popular yang keren dan seru. Game-game yang masuk pada smartphone tersebut kian banyak diminati. Apalagi yang secara online, yang membuat penggunanya semakin banyak mengenal dan memiliki relasi dengan gamer lainnya.


Nah, atas dasar itulah tepatnya pada Tahun 2013 merupakan sejarah baru untuk industri game di Indonesia dengan di deklarasikannya Asosiasi Game Indonesia (AGI). AGI ini bertujuan untuk mempersatukan seluruh perusahaan yang bergerak di bidang game. Dengan terbentuknya AGI, diharapkan industri game di indonesia terus maju dan berkembang dengan baik. Asosiasi Game Indonesia (AGI) merupakan tempat komunikasi dan pengembangan industri game di Indonesia. AGI didirikan pada Februari 2013.Perkembangan industri game di Indonesia yang cukup pesat akan memberikan dampak positive dan juga negative di masa yang akan datang. Dengan adanya AGI maka seluruh pengusaha industri game akan berkumpul untuk menata dan mengatasi masalah yang akan dihadapi bersama-sama serta meningkatkan pengembangan industri game dimasa depan. Salah satu perkembangan game yang sangat mencolok adalah http://daftarsitussbobet.com/. Dimana dalam situs ini game dapat memberikan sebuah penghasilan bagi anda.

Visi dan misi game smartphone unity sendiri yaitu :

Visi : Menjadikan pasar dan industri game Indonesia unggul bersaing secara global standar dan teknologi yang tinggi.

Misi :

·         Menyatukan hubungan antar perusahaan dari berbagai bidang yang bergerak di bidang game.

·         Meningkatkan mutu kualitas dan pelayanan game-game di Indonesia agar dapat bersaing di dunia internasional.

·         Menjadi perantara hubungan antara industri game dengan Pemerintah Indonesia.

Post Navigation